Feeds:
Posts
Comments

Archive for November, 2009

sekedar ‘ilmu’ aja…
selengkapnya di :
http://tekno.liputan6.com/berita/200910/249128/Open.Source.Tak.Bahayakan.Bisnis.\
Software

28/10/2009 15:10
Liputan6.com, Jakarta: Pendiri The Free Software Movement, Richard Matthew Stallman menegaskan bahwa gerakan perangkat lunak bebas dan komunitas Open Source Software yang kini menggema di dunia, tidak berbahaya bagi bisnis perangkat lunak. “Tidak ada yang perlu ditakutkan dengan gerakan dan komunitas open source. Bisnis pengembangan perangkat lunak tetap akan berjalan,” kata Stallman dalam pidatonya mengenai Free Software Movement di Jakarta, Rabu (28/10).

Menurutnya, bisnis pengembangan perangkat lunak mengkhususkan diri pada pelanggan tertentu yang membutuhkan software bersifat customized atau disesuaikan dengan kebutuhan. Software jenis ini berbeda dengan software sistem operasi yang harus ada untuk menjalankan komputer dan bersifat massal. “Untuk operating system seperti ini, pilihlah yang free. Anda mendapat banyak keuntungan dengan ini,” katanya seperti dikutip ANTARA.

Selain itu, dia menganjurkan agar setiap sekolah di Indonesia mengajarkan mata pelajaran teknologi informasi yang menggunakan perangkat lunak dengan sumber kode terbuka dan tidak sekedar membeli perangkat lunak berlisensi dan berbayar. “Alasannya kenapa harus, pertama adalah uang. Sekolah tentu tidak mempunyai uang untuk membeli perangkat lunak berbayar. Sayangnya banyak sekolah tak mengerti dan tetap memakai, apa lagi promosinya begitu gencar,” katanya.

Keuntungan berikutnya bagi sekolah yang menggunakan perangkat lunak open source ini adalah membuat semua siswa menjadi programmer di mana mereka diperkenankan mempelajari sumber kode software dan kemudian belajar mengubah dan menambah-nambahnya. “Hanya dengan free open source Anda bisa seperti itu. Buat apa membeli sesuatu yang rahasia dan menjadikan Anda hanya sebagai pengguna terus-menerus,” katanya.(AND)

Advertisements

Read Full Post »

Koleksi saya ini, merupakan segala hal yang berhubungan dengan resource untuk pengembangan SISFOKOL versi kastumisasi (pesanan). terutama dalam hal coding script.

(ingat, saya tidak pernah pake framework).

Meliputi :

* puluhan CMS berbasis php + mysql.

* fungsi – fungsi khusus, phpclasses.

* DHMTL, dengan berbagai bentuk AJAX dan JS.

ada sekitar 3 GB, yang telah saya pecah kedalam sebuah DVD.

(nantinya akan saya berikan 2(dua) buah DVD, dengan speed burning yang berbeda. Agar tetap terbaca DVD-nya…).

jika berminat ato ada yang ditanyakan, silahkan hubungi saya.

Cukup ganti biaya, Rp. 50.000,00 (LIMA PULUH RIBU RUPIAH).

(belum termasuk ongkos kirim).

semoga bermanfaat.

Read Full Post »

pak_onno_lg_menjelaskan_sisfokol

Pak Onno ngejelasin SISFOKOL di Rembang …. 😉

 

pada suatu acara seminar dan workshop, di kota Rembang – Jawa Tengah, Pak Onno W. Purbo turut menjelaskan distro linux karyanya, SCHOOLonffline, yang didalamnya telah terpasang SISFOKOL.

 

Terima kasih pak, telah turut membantu promosi penggunaan SISFOKOL . . 😉 .

 

Bravo Open Source,

Bravo jg, Freedom Software.

Read Full Post »

Berikut adalah contoh setting file ‘php.ini’ yang digunakan dalam proses pengembangan SISFOKOL pada server saya,

error_reporting  =  E_ALL & ~E_NOTICE
variables_order = “EGPCS”
register_long_arrays = On
register_argc_argv = On
auto_globals_jit = On

max_execution_time = 600
max_input_time = 600
memory_limit = 64M

display_errors = Off
log_errors = On
error_log = syslog
implicit_flush = On
output_buffering = 4096

session.save_handler = files
session.use_cookies = 1
session.name = SISFOKOLID
session.auto_start = 0
session.cookie_lifetime = 0
session.cache_limiter = nocache
session.cache_expire = 180

allow_url_fopen = On

file_uploads = On
upload_max_filesize = 10M

Read Full Post »

Beberapa pengguna SISFOKOL, terkadang punya banyak kendala. Saat melakukan upgrade versi PHP. Pada dasarnya SISFOKOL tetap bisa berfungsi penuh. Hal ini disebabkan karena nilai default setting pada ‘php.ini’, yang tidak mengijinkan fungsi post data tertentu. Karena SISFOKOL dikembangkan sejak versi PHP 4.0, eksekusi form masih menggunakan $HTTP_POST_VARS.

Untuk itulah, sesuaikan setting-nya menjadi :

variables_order = “EGPCS”
register_long_arrays = On
register_argc_argv = On
auto_globals_jit = On


Read Full Post »

%d bloggers like this: